Gubernur Jawa Timur: Surabaya Masuk Zona Merah Tua

268
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

SURABAYA, MitraNews.co –  Jumlah pasien positif Corona COVID-19 di Jawa Timur masih menunjukkan kenaikan pada Senin, 1 Juni 2020. Akan tetapi, tambahan jumlah pasien baru positif Corona COVID-19 pada awal pekan ini tak sebanyak pada 31 Mei 2020.

Tercatat ada tambahan 95 pasien baru Corona COVID-19 di Jawa Timur sehingga total keseluruhan mencapai 4.920 pasien hingga 1 Juni 2020.  Dari jumlah tersebut, Surabaya masih tetap menjadi penyumbang terbanyak yaitu 2.633 kasus.

Gubernur Jawa Timur Khofifah mengatakan, Sebelumnya Kota Pahlawan tidak hanya kategori zona merah biasa, tapi bahkan merah tua.

“Kemudian ada yang tanya, itu (di peta COVID-19 Jatim) kok ada yang hitam, itu bukan hitam tapi merah tua. Seperti Sidoarjo yang angka kasusnya 500 (kasus) sekian, (zonanya) merah sekali, kalau angkanya dua ribu sekian (Surabaya) merah tua,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam konferensi pers live streaming di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin malam, 1 Juni 2020.

Penambahan 95 pasien baru positif Corona COVID-19 itu tersebar di 19 kabupaten/kota. Rinciannya, 25 pasien di Kota Surabaya, 14 pasien di Kota Batu, 11 pasien di Kabupaten Jombang, sembilan di Sidoarjo, lima kasus di Gresik, dan empat pasien masing-masing di Kabupaten Kediri, Bondowoso, dan Bojonegoro.

Kemudian tiga pasien di Kabupaten Lamongan, dua pasien masing-masing di Kabupaten Malang, Nganjuk, Trenggalek, dan Jember, kemudian satu pasien masing-masing di Kota Madiun, Kota Malang, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Mojokerto.

Khofifah bersyukur karena pada Senin, 1 Juni 2020 terdapat pasien positif yang baru sembuh dengan jumlah mencapai 45 orang. Dengan demikian, total pasien positif Corona COVID-19 yang sembuh di Jatim sementara ini sebanyak 699 orang atau setara 14,21 persen.

Ia menyampaikan apresiasi yang sangat kepada seluruh tenaga medis yang bekerja.