Liburan Jadi Mimpi Buruk, Perosotan Kenpark Ambruk

506
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Perosotan Kenpark Ambruk
Perosotan Kenpark Ambruk (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

MitraNews.co, Jakarta – Liburan lebaran ini tak hanya kemacetan yang jadi sorotan. Kecelakaan di tengah taman rekreasi pun mulai terlihat.

Ramai di media sosial, perosotan di Kenjeran Park atau Kenpark Surabaya roboh secara tiba-tiba. Dihimpun dari command center 112, peristiwa ini disebut terjadi pada pukul 13.45 WIB, Sabtu (7/5/2022).

Baca juga : Pelabuhan Internasional Dumai Dibuka, 130 Turis Malaysia Melancong ke Riau

perwakilan-rumah-sakit-malaysia-di-pekanbaru dan-penduan-berobat-ke-malaysia
Berobat ke Malaysia melalui perwakilan di Indonesia Hub. 081277361440

Perosotan yang digunakan anak-anak bermain itu patah di sisi tengah. Sementara itu, ketinggian perosotan ini sekitar 8 meter.

Saksi mata menceritakan detik-detik insiden ini. Saat kejadian, para korban mengalami luka-luka yang cukup serius. Pengunjung yang berada di lokasi histeris saat mengetahui kejadian tersebut.

Salah satunya Sari Agustini (34) warga Bulak Banteng Surabaya saat liburan. Sari mengatakan saat kejadian dirinya berada tak jauh dari lokasi perosotan yang ambrol. Sari pun dikagetkan teriakan histeris sejumlah korban yang berjatuhan dari perosotan.

“Awalnya enggak tahu kan saya duduknya di sana terus banyak yang teriak-teriak, perosotannya terbuka dikit-dikit. Air tuh sudah seperti bocor mengalir ke bawah dan terbuka terus patah gini jatuh semua,” kata Sari kepada detikJatim, Sabtu (7/5/2022).

Kejadian ini, lanjut Sari terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Korban mulai anak-anak hingga pemuda. Sari melihat ada korban yang berdarah-darah.

perwakilan-rumah-sakit-malaysia-di-pekanbaru dan-penduan-berobat-ke-malaysia
Tanyakan Kepada kami bagaimana cara berobat ke Malaysia +62 81277361440

“Sekitar jam 1, ada 7 orang lebih. Ada anak kecil, remaja ada, yang paling parah seusia masnya ini, aduh berdarah semua itu pas jatuh ke bawah itu langsung jatuh,” imbuhnya.

Saat jatuh, Sari melihat korban dalam kondisi sadar. Namun, petugas tidak langsung datang menolong para korban sehingga pengunjung sempat kebingungan dan histeris.

“Kalau pingsan enggak, Sadar cuma diam semua. Petugas itu agak lama, aku teriak-teriak dan sesama pengunjung bingung untuk petugas di sini lama. Terus pas ada petugas langsung digotong satu-satu,” tambah Sari.

Polisi menyebut insiden ini menyebabkan 15 orang terluka. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Anton Elfrino Trisanto mengatakan 15 korban tersebut telah dibawa ke rumah sakit. Mereka akan mendapatkan penanganan medis.